SBP: Politisi Dilarang Miliki Media Massa

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam rangka memperingati Hari Pers pada 9 Februari, aktivis senior, Sri Bintang Pamungkas, berharap dunia pers bisa bebas dari kepentingan politik dan penguasa. Sebab itu, dalam pandangan Sri Bintang, politisi tidak boleh menjadi pemilik media massa.

"Terlarang bagi politisi memiliki media massa. Media massa harus netral dan merdeka," kata SBP, sapaan Sri Bintang Pamungkas, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (8/2/2012).

SBP menilai, pers saat ini masih didominasi kepentingan politik dan penguasa. Akibatnya, kepentingan pemilik modal yang sekaligus politisi lebih diakomodasi. Sementara, aspirasi rakyat banyak tidak dapat tersalurkan sepenuhnya. Pers seharusnya netral dan merdeka, kata SBP.

"Merdeka itu tidak bergantung pada siapa pun, baik kepada politisi, penguasa maupun pemodal. Karena itu, politisi dan penguasa dilarang memiliki/punya saham di dunia pers. Sedangkan pemodal tidak boleh memengaruhi intern pers," kata SBP.

Sementara itu, netral diartikan salah seorang lawan politik Soeharto ini sebagai tidak berpihak kepada pihak manapun. "Terpengaruh soal moralitas/akhlak, saya berpikir tentang perlunya pers berpihak pada kebenaran dan keadilan. Karena itu bagi saya pihak yang lemah harus dipihaki agar merek sederajat, dan dengan begitu punya kemampuan sejajar," urai SBP.

Ia menilai, ada kekurangan besar dalam perundang-undangan RI yang belum membatasi secara jelas kepemilikan media massa oleh kalangan politisi. Demikian pula, pemilik media dilarang berkiprah secara langsung dalam politik maupun dalam bentuk dukungan aktif terhadap partai politik tertentu.

"Di negara-negara liberal sekalipun ada batasan yang jelas tentang itu," kata SBP. Dalam pandangannya, imbas dari konflik kepentingan tersebut akan berujung pada terbatasnya perhatian media massa pada pergesekan di kelas elite politik pemerintahan dibandingkan keprihatinan untuk menyuarakan kebutuhan rakyat.

Kelemahan Politik Liberal - News


SBP: Politisi Dilarang Miliki Media Massa

JAKARTA, — Dalam rangka memperingati Hari Pers pada 9 Februari, aktivis senior, Sri Bintang Pamungkas, berharap dunia pers bisa bebas dari kepentingan politik dan penguasa. Sebab itu, dalam pandangan Sri Bintang, politisi tidak boleh



Pilkada Sumut 2013 'ajang bagi-bagi kue'

Hal ini diungkapkan oleh analis politik dari Universitas Sumatera Utara, Dadang Darmawan. Dirinya menambahkan bahwa hal ini terjadi karena politik liberal yang menjadikan politik sebagai praktik jual-beli. Termasuk jual-beli suara yang akan terjadi



Target PKPI jadi peserta Pemilu 2014
Target PKPI jadi peserta Pemilu 2014

"Target itu kami dulu, lolos sebagai partai politik peserta Pemilu 2014, belum ke arah mencalonkan diri sebagai salah satu calon presiden atau wakil presiden," katanya menjawab pers di sela-sela Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) VII dan HUT PKP



Politisi dilarang miliki media massa, kata aktivis senior

Ia menilai, ada kekurangan besar dalam perundang-undangan RI yang belum membatasi secara jelas kepemilikan media massa oleh kalangan politisi. Demikian pula, pemilik media dilarang berkiprah secara langsung dalam politik maupun dalam bentuk dukungan




Kelemahan masih ada pada bangsa sendiri, kenapa mencari kasih ...

Awang Selamat juga menzahirkan kebimbangannya jika sikap sambil lewa orang Melayu ini berterusan, ia akan melemahkan kekuatan orang Melayu dalam mempertahankan Perlembagaan Negara yang mempertahankan kedudukan orang Melayu didalam negara ini. Awang Selamat juga mengingatkan orang Melayu supaya tidak menjadi kaum yang bergegar-gegar dalam majlis-majlis politik tetapi tidak melakukan apa yang sepatutnya mereka lakukan terhadap negara. Akhirnya kata Awang Selamat, orang Melayu akan hanya menang sorak tetapi kampung tergadai.

Komen Awang Selamat ini memang betul, tetapi apa yang Awang Selamat tidak bertanya ialah, kenapa orang Melayu menjadi begini sikapnya? Kenapa orang Melayu tidak prihatin terhadap tanggungjawabnya untuk mengundi dan menentukan halatuju perjuangan bangsa Melayu dalam negara ini. Awang Selamat tidak bertanya siapa dan pihak mana yang bertanggungjawab menjadikan ramai dikalangan orang Melayu tidak mengambil tahu bagaimana pentingnya mendaftar diri sebagai pemilih?

Selain dari tidak mendaftar sebagai pemilih, ramai di kalangan anak muda menyertai serta menyokong parti-parti pembangkang yang selama ini dimomokan oleh Umno sekian lama. Anak-anak muda tidak lagi mahu pemikiran mereka dikuasai oleh pimpinan yang tidak bertanggungjawab terhadap nasib masa depan mereka.

Yang telah keluar dari universiti, misalnya terus terbeban dengan hutang PTPTN yang banyak dan tidak berkesempatan untuk membantu ibu bapa yang dalam kesusahan seperti yang mampu dilakukan oleh graduan-graduan zaman dan masa dahulu. Mereka tahu segala slogan yang cantik yang kononnya memberikan kelegaan kepada rakyat untuk mencari peluang untuk hidup dalam kesenangan tidak kesampaian.

Awang Selamat tidak sedar yang rakyat, terutamanya yang muda-muda ini, tahu yang rakyat dalam negara maju telah memberikan pelajaran kepada rakyatnya secara percuma, terutamanya dalam negara-negara Scandinavia. Di kesebelasan negara tersebut pelajaran adalah percuma sehingga peringkat yang tertinggi. Tetapi kerajaan dan pimpinan kita memilih untuk mengambil contoh negara-negara yang pelajaran dan pendidikan masih dibayar dengan harga yang tinggi.


Kelemahan Politik Liberal - Bookshelf

Liberal fascism, the secret history of the American left, from Mussolini to the politics of meaning

Liberal fascism, the secret history of the American left, from Mussolini to the politics of meaning

A syndicated columnist for the National Review draws parallels between the fascism of the 1930s and the liberalism of the present, arguing that liberal politicians, from Woodrow Wilson to FDR to Hillary Clinton, have espoused policies and ...

The Liberal, Verse and prose from the south

The Liberal, Verse and prose from the south

been laughed at a little in some recent publications, as ha was of yore in the " Anti-jacobin" by his present patrons. Hence all this " skimble scamble stuff" about " Satanic,* and so forth. However, it is worthy of him — " Qualis ab ...

The liberal tradition in America, an interpretation of American political thought since the Revolution

The liberal tradition in America, an interpretation of American political thought since the Revolution

CHAPTER ONE The Concept of a Liberal Society 1. America and Europe The analysis which this book contains is based on what might be called the storybook truth about American history: that America was settled by men who fled from the ...

The liberal imagination, essays on literature and society

The liberal imagination, essays on literature and society

Writing with acute intelligence about classics like Huckleberry Finn and the novels of Henry James and F. Scott Fitzgerald, but also on such varied matters as the Kinsey Report and money in the American imagination, Trilling presents a ...

Liberal purposes, goods, virtues, and diversity in the liberal state

Liberal purposes, goods, virtues, and diversity in the liberal state

This book is a major contribution to the current theory of liberalism by an eminent political theorist.